Postingan

Mitos, Metafora dan Metomini Pada Film Tangled

Gambar
 Mitos, Metafora dan Metomini "Tangled" Mitos Film Tangled, yang dirilis oleh Disney pada tahun 2010, menceritakan tentang rapunzel yang sedari kecil sudah diculik oleh seorang wanita tua dan tidak diizinkan untuk keluar dari menara nya, saat sudah bertumbuh besar dan sadar tentang dunia luar. Rapunzel yang memiliki rambut yang akan terus tumbuh sepanjang hidupnya atau memiliki kekuatan magis dan kekuatan penyembuhan air mata Rapunzel. Metafora Di dalam film "Tangled" Rapunzel memiliki rambut yang akan terus tumbuh mempunyai simbol kekuatan atau kebebasan. Rapunzel yang memiliki tekad ingin mengetahui dunia luar akhirnya dia bertemu dengan Flynn yang menerobos masuk ke menaranya. Akhirnya Rapunzel bisa keluar dari menara tersebut bersama Flynn ke kota sampai akhirnya mereka sampai di pinggiran istana dan merayakan pelepasan lentera terapung, lentera terapung mempunyai simbol harapan, impian dan keinginan untuk kebebasan. Dan cahaya yang di hasilkan oleh lentera ters...

Mitos dan pengalaman estetis dalam lagu " Sesuatu di Jogja" Adhitia Sofyan

Mitos dan pengalaman estetis dalam lagu " Sesuatu di Jogja" Adhitia Sofyan  Lagu " Sesuatu di Jogja" karya Adhitia Sofyan menceritakan tentang suasana kota Yogyakarta yang membuat syahdu dan rindu. Siapa pun yang pernah mengunjungi kota Yohyakarta pasti menyimpan kenangan indah dan ada rasa ingin kembali mengunjunginya. Adhitia Sofyan adalah seorang musisi indie yang sudah lama malang melintang di musik tanah air. Pengalaman estetis saya adalah saat saya mengunjungi kota tersebut bersama keluarga. saya dan keluarga berjalan kaki sepanjang jalanan Malioboro sambil menikmati makanan angkringan tidak lupa mampir ke pasar beringharjo dari pagi sampai malam hari, lalu ke pantai parangtritis, Heha ocean view yang ada di gunung kidul, dan ke situs rumah Mbah Maridjan. Selalu ada rasa ingin kembali ke kota tersebut.  Sekian mitos dan pengalaman estetis saya dalam lagu "Sesuatu di Jogja" karya Adhitia Sofyan. Terima kasih Siti Syarah Fauziah  202146500874 R4K

Analisis 20 Jurnal

Nama    : Roby Cahyani (202146500868)                     Siti Syarah Fauziah (202146500874) Kelas      : R4K Jurnal I Judul           :  Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Makna Pesan Iklan Rokok A Mild versi Langkah Objek         : Iklan Rokok A Mild versi Langkah Metode     :  Makna Pesan Iklan Rokok A Mild versi Langkah menggunakan metode penelitian Kualitatif Analisis     : Teori Semiotika  Ferdinand De Saussure Kesimpulan     :  Penandanya “langkah ini adalah hasil dari apa yang kita lalui”. Dalam adegan ada langkah manusia yang beraktifitas dengan berbagai ekspresi langkah ada sangat ringan, langkah berat, langkah sendiri dll. Jurnal II Judul        :  Representasi Emosional Joker sebagai korban kekerasan dalam film Joker 2019 (Analisis Semiotika Ferdinand De Sau...

Abstrak Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure pada Iklan Go-Food "Ibu sedang sibuk"

Nama    : Roby Cahyani (202146500868) Nama    : Siti Syarah Fauziah (202146500874) Kelas    : R4K Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure pada Iklan Go-Food "Ibu sedang sibuk"      Abstrak ini membahas tentang analisis iklan layanan GoFood dengan menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan analisis isi iklan GoFood yang dipublikasikan pada media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara penggunaan tanda dan simbol dalam iklan GoFood untuk membentuk makna dan mempengaruhi persepsi konsumen tentang layanan GoFood. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan GoFood menggunakan berbagai tanda dan simbol, seperti gambar, warna, kata-kata, dan tata bahasa untuk membentuk makna dan mempengaruhi persepsi konsumen tentang layanan GoFood.      Beberapa contoh tanda dan simbol yang ditemukan dalam ik...

Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure pada Iklan Go-Food "Ibu sedang sibuk"

Nama     : Roby Cahyani ( 202146500868) Nama      : Siti Syarah Fauziah ( 202146500874) Kelas     : R4K Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure pada Iklan Go-Food "Ibu sedang sibuk"       Abstrak ini membahas tentang analisis iklan layanan GoFood dengan menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan analisis isi iklan GoFood yang dipublikasikan pada media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara penggunaan tanda dan simbol dalam iklan GoFood untuk membentuk makna dan mempengaruhi persepsi konsumen tentang layanan GoFood. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan GoFood menggunakan berbagai tanda dan simbol, seperti gambar, warna, kata-kata, dan tata bahasa untuk membentuk makna dan mempengaruhi persepsi konsumen tentang layanan GoFood.       Beberapa contoh tanda dan simbol ...
Gambar
  Hasil Analisis Jurnal Semiotika Ferdinand De Saussure Analisis tiga jurnal yang telah dibaca pada pertemuan secara luring 1.       Judul     : Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Makna Pesan Iklan Rokok A Mild versi Langkah Pendekatan       : Makna Pesan Iklan Rokok A Mild versi Langkah menggunakan metode penelitian Kualitatif Teori                 : Ferdinand De Saussure Analisis            : Makna pesan dalam iklan Rokok A Mild versi langkah Kesimpulan      : Penandanya “langkah ini adalah hasil dari apa yang kita lalui”. Dalam adegan ada langkah manusia yang beraktifitas dengan berbagai ekspresi langkah ada sangat ringan, langkah berat, langkah sendiri dll. 2.       Judul     : Representasi Emosional Joker sebaga...
  Analisis Inovasi Bentuk Figur Kayon Wayang Kulit Purwa Gaya Surakarta Assalamualaikum wr.wb Kesempatan kali ini saya akan menganalisis pada video dalam youtube “Live Pascasarjana ISI Surakarta Ujian Terbuka Promosi Doktor Pandu Pramudita di kanal youtube ISI Surakarta Official yang berlangsung Selasa, 14 Maret 2023. Dalam video tersebut Doktor Pandu Pramudita membahas tentang “Inovasi Bentuk Figur Kayon Wayang Kulit Purwa Gaya Surakarta.   Latar Belakang bahwa kesenian wayang kulit tidak hanya memiliki nilai adi luhung pada aspek pertunjukan dan sastra, tetapi juga pada aspek bentuknya. Dalam perkembangan seiring dengan zaman bentuk figure kayon di Surakarta mengalami perubahan dan muncul ragam bentuk. Awal kemunculan figure kayon pada tahun 1522 masehi atau 1443 tahun saka yang diketahui pada sengkalan memet yang berbunyi ini dari sejenis jagat yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga. Dengan sengkalan memet gapuro lima ratuning bumi atau bertempat pada tahun 1659 jawa Atau per...